Penulis: Donny Dhirgantoro
Penerbit: Grasindo
Tahun Terbit: 2015
Jumlah halaman buku: 381 halaman
Cover buku:

- Sinopsis:
5 cm sebuah novel fiksi yang berkisah tentang lima orang sahabat yang bernama Zafran, Arial, Ian, Genta, dan Riani sebagai satu-satunya wanita. Mereka memiliki komitmen dan impian masing-masing.
Riani adalah wanita yang cantik dan cerdas, ia mempunyai cita-cita untuk berkerja di stasiun televise. Arial memiliki perawakan yang tinggi besar dan paling tampan diantara yang lainnya. Zafran berpostur tubuh kurus yang merupakan anak band, ia memiliki impian menjadi seorang picisan. Genta salah satu orang diantara mereka yang selalu dianggap “leader”. Ian memiliki perawakan yang lebih dari ideal, ia fanatik dengan bola dan penggemar Happy Salma.
Persahabatn mereka sudah terjalin selama 7 tahun, namun pada suatu ketika mereka merasakan hal yang sama, yaitu jenuh dengan kativitas yang selalu mereka lakukan bersama. Disitulah muncul ide untuk tidak saling berkomunikasi dalam tiga bulan kedepan, dan salah setelahnya akan bertemu satu sama lain. Masa tiga bulan sedang mereka jalani, masing-masing dari mereka mengejar impian yang belum diraih. Selama tiga bulan berpisah memang terjadi banyak hal perubahan dalam diri masing-masing.
Akhirnya waktu yang ditunggu-tunggu telah tiba, usai sudah masa tiga bulan untuk tidak berkomunikasi. Mereka merayakan pertemuan itu dengan menempuh sebuah perjalanan panjang. Tujuan kahir perjalanan mereka adalah puncak Mahameru, puncak tertinggi di Pulau Jawa. Dalam perjalanan itu mereka menemukan sebuah arti kehidupan sesungguhnya. Mereka saling merasakan perubahan dalam sisi karir, idealism, karir, dan cinta. Akhirnya mereka telah meraih impian masing-masing.
- Kelebihan buku:
Menggunakan gaya bahasa yang kompleks, sehingga pembaca jelas dan mudah mengerti. Memiliki alur cerita yang tidak membosankan, emmbuat para pembaca ingin terus menyimak perjalanan kisahnya hingga akhir. Menuangkan motivasi dalam merubah mimpi untuk menjadi nyata.
- Kekurangan buku:
Kekurangan terletak pada alur cerita terakhir, yang menggambarkan kelima sahabat yang sudah memiliki keturunan ini masih bertingkah seperti masa mudanya dahulu.
